1. Materi Pengantar Sejarah
Bahasa Arab yaitu
kata syajaratun yang artinya pohon, Riwayat atau silsilah
Bahasa inggris yaitu History berasal dari Bahasa Yunani : istoria (ilmu)
Bahasa jerman geschischte : sesuatu yang telah terjadi
a.
Pendapat para ahli:
Herodotus : sejarah tidak bergerak ke depan
melainkan seperti gerak melingkar yang diakibatkan manusia
Ibnu Chaldun :
Eksternal : sejarah sebagai pembuktian
mengenai peperangan, keadaan masyarakat dan negara-negara di masa lampau
Internal : obserbasi, analisis dan kajian
secara cermat dan sebab yang mendasarinya
Kuntowijoyo : ilmu yang mempelajari
peristiwa di masa lampau
Empiris : berdasarkan pengalaman manusia
Diakronis : berhubungan dengan perjalanan
waktu
Ideografis : menggambarkan atau
menceritakan sesuatu
Unik : hanya terjadi satu kali
b.
Perbandingan sejarah dengan seni
·
Sejarah :
1. Empiris
2. Objektif
3. Teoritis
4. Metodologis
·
Seni
: 1. Intuitif
2. Imajinatif
3. Emosi /penjiwaan
4. Keindahan Bahasa
2. Materi masa Pra Aksara di Nusantara
Dibagi 2 zaman yaitu:
1. Zaman Batu
·
Zaman Batu Tua (Paleolitikum)
Pada zaman ini alat-alat budaya yang ditemukan terbuat dari batu yang
dibuat dengan sangat kasar serta sederhana.
·
Zaman Batu Tengah (Mesolitikum)
Zaman ini berlangsung pada masa Holosen. Salah satu ciri khas kebudayaan
batu tengah adalah adanya sampah-sampah dapur dari kulit kerang
(kjokkenmoddinger).
·
Zaman Batu Muda (Neolitikum)
Tak seperti dua zaman sebelumnya, di zaman batu muda ini manusia telah
mulai memiliki keterampilan. Ini bisa dilihat dari benda-benda perkakas yang
sudah mulai diasah dan tampak halus. Kepandaian gerabah ini sudah semakin maju
dan dibuat dengan teknik yang halus.
·
Zaman Batu Besar (Megalitikum)
Di masa ini, manusia sudah mulai menghasilkan bangunan-bangunan
monumental yang terbuat dari batu-batu besar. Tujuan pembangunan bangunan besar
adalah sebagai sarana pemujaan terhadap roh nenek moyang. Adapun hasil-hasil
kebudayaan Megalitikum meliputi menhir, Punden berundak, dolmen, kubur peti
batu, sarkofagus (keranda jenasah), waruga dan arca-arca megalitik.
2. Zaman Logam
Zaman Perundagian berlangsung pada Zaman Logam, kira-kira sejak 500 SM.
Disebut Zaman Logam karena mayoritas peralatan dari zaman ini terbuat dari
perunggu lalu besi.
a.
Ciri-ciri :
1. Mereka tinggal didekat sungai karena dekat dengan sumber air
2. hidup dialam
terbuka
b. Cara hidup : 1. Food Gathering
2. Mulai Food
Producing / bercocok tanam
3. Nomaden
c. Kepercayaan :
1. Animisme yang mempercayai pengaruh roh nenek
moyang bagi kehidupannya.
2. Dinamisme yang mempercayai kekuatan suatu
benda dalam mempengaruhi kehidupannya.
3. Totemisme yang mempercayai kekuatan hewan yang
dianggap suci.
D. alat-alat :
Kapak Genggam.
2. Alat Serpih
Kapak Persegi
Kapak Lonjong
Menhir.
6. Dolmen.
7. Sarkofagus.
8. Arca.
9. bejana Perunggu
10. kapak corong
D. Manusia Manusia :
1. Meganthropus Paleojavanicus
Manusia purba paling tua di Jawa
ini memiliki tubuh besar dan kekar. Rahangnya besar, tulangnya tebal, dan
keningnya menonjol. Meganthropus Paleojavanicus hidup kira-kira dua juta tahun
SM. Fosilnya ditemukan dan diteliti oleh Dr. G.H.R. Von Koenigswald pada 1936
dan 1941 di Sangiran, Solo.
2. Pithecanthropus Erectus
Dari namanya, manusia purba satu
ini merupakan manusia kera yang berjalan tegak. Tingginya sekitar 165-180 cm,
sama dengan manusia zaman now. Fosilnya ditemukan oleh Eugene Dubois di Trinil,
dekat Bengawan Solo.
3. Homo
Manusia purba ini lebih sempurna
dibandingkan dengan kedua pendahulunya. Ada tiga jenis Homo di Indonesia,
yaitu:
Homo Soloensis
Seperti kedua pendahulunya, Homo
Soloensis juga berasal dari Solo. Fosilnya ditemukan oleh Ir. Oppenorth di
Ngandong. Tinggi badannya yaitu 180 cm dan tengkoraknya lebih besar daripada
Pithecanthropus Erectus. Homo Soloensis dapat berjalan tegak.
Homo Wajakenesis
Ditemukan oleh Van Reitschoten
pada 1889 di Wajak, Jawa Timur, manusia purba ini memiliki tinggi badan yang
berkisar dari 130-210 cm dengan tengkorak yang lebih bulat. Mereka juga dapat
berjalan tegak serta memiliki keahlian untuk membuat peralatan dari batu, kayu,
dan tulang-belulang.
Homo Sapiens
Manusia purba generasi terakhir
ini memiliki ciri-ciri fisik yang menyerupai manusia modern masa sekarang.
